Narasumber (1) Sigit Wibowo,SE Wakil Ketua DPRD Kaltim (2) H. M. Yadi Robyan Noor, S. E., M. TP Kepala Disperindagkop dan UMKM Prov. Kaltim dan (3) DR. Muhammad Zaini Koordinator Prodi Administrasi Bisnis Fisip Unmul Narasumber (1) Sigit Wibowo,SE Wakil Ketua DPRD Kaltim (2) H. M. Yadi Robyan Noor, S. E., M. TP Kepala Disperindagkop dan UMKM Prov. Kaltim dan (3) DR. Muhammad Zaini Koordinator Prodi Administrasi Bisnis Fisip Unmul

10
Feb

Sigit: DPRD Kaltim Mendukung Ekonomi Kerakyatan

Samarinda, IKA Fisip Unmul berkerjasama dengan RRI Samarinda menggelar Talkshow "Peran UMKM dalam Pembangunan Kaltim" yang disiarkan langsung melalui Kanal PRO 1 RRI Samarinda dan Zoom (10/02/2021) pada 09.00 -10.00 Wita, mengadirkan 3 (tiga) Narasumber (1) Sigit Wibowo,SE Wakil Ketua DPRD Kaltim (2) H. M. Yadi Robyan Noor, S. E., M. TP Kepala Disperindagkop dan UMKM Prov. Kaltim dan (3) DR. Muhammad Zaini Koordinator Prodi Administrasi Bisnis Fisip Unmul.

 

Unsur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pilar paling penting perekonomian Nasional dan Kalimantan Timur, UMKM saat ini dihadapkan tantangan Pandemi Covid-19. Bagaimana Peran dan Interpensi Kepada UMKM, berikut pandangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop & UKM) Provinsi Kalimantan Timur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Akademisi Universitas Mulawarman dalam Talkshow juga dilaksanakan dialog interaktif dengan pemirsa yang mewakli UMKM di Kaltim, yang disiarkan langsung serentak di Kalimantan Timur melalui kanal PRO 1 RRI Samarinda 97,6 FM.

Sigit Wibowo, Wakil Ketua DPRD Kaltim mejelaskan:

“Bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) Mendukung Ekonomi Kerakyatan. DPRD Kaltim Memahami masa COVID saat ini UMKM tetu mengalami Kemunduruan maka DPRD Melalui Dana Kesehatan (DTT) ditingkatkan dari 388 Milyar menjadi 500 Milyar dengan program bantuan langsung tunai melalui Dinas Sosial, dan Pembinaan melaui Disperindagkop & UKM Prov Kaltim"

"Untuk pengembangan UMKM DPRD Kaltim melakukan langkah- langkah (1) Kita Merekomendasikan kepada Pemerintah Darah untuk memetakan potensi keunggulan UMKM di Kaltim, (2) Mendorong Iklim Usaha yang kondusif (3) Mendorong pengembangan Sistem Pendukung Usaha bagi UMKM Seperti Digitalisasi Online (4)Program pemberdayaan sekala Mikro (5)Program peningkatan Kualitas Kelembagaan UMKM Seperti Pelatihan (6) Memfasilitasi akses Pemodalan (7) Memfasilitasi pemasaran berbasis Elektronik"

"Berkaitan Dengan Pembangunnan di Kalimantan Timur UMKM Sangat Berperan” Tegas Sigit

Sementara Zaini, Sapaan Koordinator Prodi Administrasi Bisnis Fisip Unmul, mejelaskan:

“UMKM bagian sangat penting bagi sistem perekonomian Nasional, UMKM sebagai kekuatan Pertahanan Ekonomi, Kekuatan Pembanguan ekonomi, kekuatan pertama dan terakhir. Dengan UMKM yang maju akan PDB, BDRB akan sangat besar dan ini telah teruji dalam krisis, Masalah kita adalah Data, data sangat penting, dengan data itu kita bisa memetakan masalah, identifikasi, memdefinisikan masalah. karena data ini kebijakan belum menyeluruh sehingga parsial"

“SDM masih menjadi masalah di UMKM maka peran Pendidikan sangat penting” Tegasnya

Roby, sapaan Kepala Disperindagkop dan UMKM Prov. Kaltim menjelaskan “UMKM di Indonesia berkiprah sangat besar terhadap negara kita ini, berjumlah 64 Juta, terimbas Covid 50 persen atau 32 Juta UMKM. UMKM menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) 58-64 %, menyerap tenaga kerja disemua pelaku usaha 97 % ”

“Di Kalimantan Timur perdesember 2020 terdapat 307.343 unit UMKM, Pemerintah melakukan usaha kongkrit dengan perhatian dan interpensi baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota. Kami sudah melaksanakan Banpres usaha mikro terhadap 89.285 dengan nilai 214 Milyar, dilaksanakan 100 persen terserap perdesember 2020 dengan bantuan 2,4 juta per usaha untuk nambah Modal Usaha"

“Pemerintah Provinsi Kaltim juga ada perhatian menganggarkan 10,4 Milyar untuk 13.916 Unit UMKM “

“ Tahun lalu (2020) anggaran 123,4 Triliun disebut Program Pemulihan Ekonomi Nasional"

“Perjanuari 2021 target tahun ini berdasarkan informasi dengan Meteri Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah RI target 2-5 Juta dengan bunga 0 Persen, untuk Usaha Mikro”

“UMKM di Kaltim sejumlah 309.003 meningkat tahun lalu 307.343 Unit. Tenaga terja yang terserap 97 %, dengan Kota Samarinda yang terbesar dengan ada 159.224 unit"

“Harapan kami setiap ada event kegiatan, UMKM melakukan update melalui kabupaten/kota, Kami melaksanakan kerjasama dengan 5 (lima) Provinsi yaitu Jawa Tengah, Jogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan”

“Tahun 2021 Kami harap UMKM tetap temangat dan tetap kerjasama”

“215 Milyar Juga dianggarakan oleh Kabupaten/kota di kalimantan timur” Tegas Roby

 

#InfoBorneo @2021

 

Share this post: