Pemateri Webinar : Nur Agis Aulia dan Ady Wijaya Pemateri Webinar : Nur Agis Aulia dan Ady Wijaya

28
Nov

Mewujudkan Pelopor Socio Agropreneurship, Prodi Pembangunan Sosial Gelar Webinar

Samarinda. Nur Agis Aulia, alumni Universitas Ghajah Mada (UGM) dengan predikat cumlaude Memilih Pulang kampung untuk menjadi Petani.

Aulia menegaskan 5 (lima) hal yang wajib di siapkan untuk menjadi petani yakni (1). Mental, (2). Ilmu dan Pengalaman, (3). Paham Skill Budi Daya dan Bisnis (4). Punya Mentor dan (5) Action. Bahkan Aulia menjelaskan harus ada 6 (enam) variabel untuk usaha tani. Ini harus ada dan dipahami (1). Pasar, (2). Benih/bibit, (3) Lahan, (4). Pupuk (5). Air dan (5) SDM.

“ Salah satu profesi yang menjanjikan kesuksesan dunia dan akherat, salah satunya adalah petani/peternak/nelayan,ketika mereka bertani, berternak, melaut kemudian panen (sukses dunia, kemudian hasil panen dimakan/dinikmati Kyai, Profesor, Dokter, Militer, Dosen, Guru, Peneliti, dll menjadi amal Jariah (sukses akherat). Bangga Jadi Petani, Jadi Peternak, Jadi Nelayan". Tegas Aulia.

"Aulia Juga menjelaskan tahapan pemberdayaan masyarakat, pada pengalamannya kolaborasi peternak dibanten Penyadaran, Intervensi dan Berkelanjutan". Tegasnya lagi

“Mahasiswa diharapkan magang sebelum selesai kuliah, cari mentor sehingga ketika lulus siap aplikasi ilmu, saya dulu menunda kelulusan untuk magang. Kejar jabatan strategis yang mengelola sumber daya, sehingga bisa membantu kesejahteraan petani, Sebagai anggota DPRD Kota Serang saya meprioritaskan APBD untuk membantu kesejahteraan petani, bahkan hasil panen petani masa pandemi ini di beli pemerintah”. Saran aulia kepada mahasiswa

Usaha Aulia ini pun berbuah hasil sehingga membawanya sebagai Pemuda Pelopor Tahun 2016, Nominator Kick Andry Young Heroes di Metro TV Tahun 2016, CNN Young Heroes Tahun 2017, Duta Petani Indonesia Tahun 2018, Owner jawara Farm, Owner Bank Sampah Digital, Owner NSS, Hingga Anggota DPRD Kota Serang Tahun 2019-2024.

Selain trik Aulia peserta seminar juga mendapat Ilmu bisnis dari Adi Pramudyo Pengusaha Pertanian, CMO PT. Sinar Pahala Utama dan CEO CV Anugerah Adi Jaya.

Ady Wijaya Pemuda Kelahiran 1992 ini awali penjelasannya menegaskan bahwa waktu merupakan aspek terpenting bagi pengusaha, lanjut butuh mentor, dan networking dengan teknik SKSD (Sok Kenal Sok Dekat), Sering mengikuti kompetisi dan sering mencari kenalan orang-orang yang penting dan berpengaruh, bagi taktik untuk membentuk networking.

Ady kemudian menjelaskan 3 keberanian untuk menjadi pengusaha yaitu BODOL (Berani Optimis Duit Orang Lain), BOBOL (Berani Optimis Bisnis Orang Lain) dan BOTOL ( Berani Optimis Tenaga Orang Lain). Integritas (Kejujuran), Pantang Menyerah (mental) dan Kreatif dan Inovasi ini hal yang di butuhkan agar bisnis bisa bertahan, lanjutnya

Berkat pantang menyerahnya Ady Wijaya mendapat penghargaan Young Entrepreneur From Entrepreneur University Tahun 2011, Young  Entrepreneur From JACKET tahun 2012, Young  Entrepreneur & Young Inspiration UG Tahun 2013, Young  Entrepreneur Spirit  GKN Tahun 2013, Juara 1 Wirausaha Muda berprestasi Tahun 2014, hingga mewakili Indonesa di WEF, GROW Asia Young Farmer, FISAGROW Young Farmer diluar negeri, Hingga Juara Juara Kick Andy Young Heroes tahun 2016, The Best Agropreneur in food Security Summit Tahun 2018.

Kiat dan Trik menjadi Petani Muda Yang sukses ini disampaikan dalam Seminar Online (Webinar) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik Universitas Mulawarman (Fisip Unmul) dimulai tadi siang jam 14.00 sampai jam 16.30 Wita, melalui aplikasi Zoom dengan Tema" Pemuda Pelopor Socio Agropreneurship : Membangun Kembali Ketangguhan Pertanian".Dihadiri mahasiswa, dosen dan umum. Acara dibuka oleh Dekan Fisip Unmul, Muhammad Noor.

M.Noor mengikuti acara sampai akhir, menyampaikan aspresiasi atas kegiatan ini,  menangkap kesan dari narasumber bahwa profesi petani sama gengsinya dengan profesi lain, seperti dokter.

Sukapti Ketua Program Studi Pembangunan Sosial Fisip Unmul kepada Warta Kaltim menjelaskan setelah mengikuti seminar:

” Patut digaris bawahi adalah keberanian memilih bidang pertanian yang dianggap pemuda lain kotor,miskin dan tidak bergengsi, bahwa dengan kreatifitas, inovasi dan integritas narasumber dapat sukses melalui bidang pertanian”

“Ini memberikan inspirasi buat pemuda di Kaltim agar berani menjadi petani-petani muda, diharapkan pemuda atau mahasiswa bisa bekerjasama dan berjejaring  dengan mas Nur Agis Aulia dan Ady Wijaya untuk mengembangkan potensi pertanian di Kaltim” Tegasnya

 

#InfoBorneo @2020

Share this post: